ketika ngerasa ga nyaman, kita berubah, ketika kita pengen beda kita berubah, ketika kita bosan , kita berubah, ketika ngerasa males, kita berubah.,
perubahan bikin efek bagi sendiri ama orang sekitar, bagi diri sendiri kita ngerasa asing dengan diri sendiri dan cenderung membentengi diri dengan kepribadian baru yang sangat labil, nah yang ga enak buat orang lain, apalagi yang sayang n' care ama kita, pasti ngerasa SESUATU YANG BEDA , yang bikin kita ga enak, canggung, dll, pokoknya kalo mau berubah harus di pertimbangkan matang2.
Rabu, 23 November 2011
Sabtu, 12 November 2011
duh, langit udah gelap, hujan mulai turun lagi, tapi saya tetep nyantai NANGKRING nunggu jemputan yang lagi nganterin pacarnya,,, :(
gini dah nasib tukang nebeng ama temen, harus rela berbagi ama pacar temen, harus rela nunggu dia nganterin pacArnya, aduh,, beginilah nasibku,,,
sekarang yg ku lakukan hanyalah nangkring d temenin hujan ama laptop, buat nunggu tebengan,,,.. :p
gini dah nasib tukang nebeng ama temen, harus rela berbagi ama pacar temen, harus rela nunggu dia nganterin pacArnya, aduh,, beginilah nasibku,,,
sekarang yg ku lakukan hanyalah nangkring d temenin hujan ama laptop, buat nunggu tebengan,,,.. :p
Jumat, 11 November 2011
keanehan gue
males
kalo lagi males,
>apa2 ga bisa
>ngomong nyolot
>makan gak enak (padahal makin nafsu :P)
>kepala cenat cenut
>pokoknya males ngapangapain dah,.... :(
>apa2 ga bisa
>ngomong nyolot
>makan gak enak (padahal makin nafsu :P)
>kepala cenat cenut
>pokoknya males ngapangapain dah,.... :(
lagi-lagi nginep
duh gini dah jadi aktivis, lagi2 nginep, ada acara dikit nginep, ada kumpulan dikit nginep, pokoknya serba nginep,kayak sekarang ajah, besok mo ada acara LCT ya udah buat persiapan maka harus nginep deh,,,
mana hujan, yang nginep dikitan, perut lapar, gada makananan,pokoknya sial sial,...
tapi tetep sesial apapun selama bareng ama temen2 ku, semuanya lenyap, coz kita menggila bareng, kita pusing2 bareng, kita laper2 bareng,,,
huft , kalo ngomongin temen pasti inget perpisahan, huft, gax nyangka bentar lagi kita berpisah, pokoknya gue pengen ini menjadi kenangan bagi masa depan,, :)
PERSAHABATAN BAGAI KEPOMPONG
Benar sangat kata-kata itu, , persahabatan bagai kepompong merubah ulat menjadi kupu-kupu, merubah jiwa seseorang mengikuti perilaku sang teman, baik itu buruk ataupun baik,.
Tapi untunglah selama persahabatan ku ini aku selalu mendapatkan teman yang sejalan dengar pemikiran ku, (walaupun terkadang kami bertengkar), seperti kemarin, aku dapati temanku berubah menjadi orang lain, kemungkinan besar sih penyababnya ada masalah ama percintaan atau enggak ya cuma pengen cari sensasi ajah,
Sempet bener-bener kesel ama dia, n' sampai bertengkar cukup lama, tapi untunglah temen yang lain nenangin n' nengahin kami sampe akhirnya,.. tara tara,,, kami kembali baikan deh,,, hahahahha
So' persahabatan bagai kepompong itu bener-bener gue rasain,...
#just share :p
Tapi untunglah selama persahabatan ku ini aku selalu mendapatkan teman yang sejalan dengar pemikiran ku, (walaupun terkadang kami bertengkar), seperti kemarin, aku dapati temanku berubah menjadi orang lain, kemungkinan besar sih penyababnya ada masalah ama percintaan atau enggak ya cuma pengen cari sensasi ajah,
Sempet bener-bener kesel ama dia, n' sampai bertengkar cukup lama, tapi untunglah temen yang lain nenangin n' nengahin kami sampe akhirnya,.. tara tara,,, kami kembali baikan deh,,, hahahahha
So' persahabatan bagai kepompong itu bener-bener gue rasain,...
#just share :p
Minggu, 09 Oktober 2011
Jangan Salah Menilai
kemiripan karakter setiap orang mungkin merupakan hal yang telah di sadari namyak orang, saya merasa setiap orang berkarakter sama dengan beberapa orang, hal ini mungkin berasal dari imitasi dari bebrapa orang.
Memang dengan persamaan ini setiap orang bisa dengan mudah nebgetahui sikap orang lain (berdasar pengalaman) namun terkadang bagi orang yang sering menggunakan cara ini malah membuat petaka, kenapa? karena ternyata setiap orang meskipun memiliki sifat yang sama namun punya hal khusus yang hanya dimiliki oleh dirinya sehingga membuat kita malah memperkirakan dan bersepekulasi dan menuduh.
Oleh karna itu walaupun seseorang pinya sikap yang mirip, jangan pernah men Judge orang tersebut sama, karena tiap orang punya keunikan masing-masing.
Memang dengan persamaan ini setiap orang bisa dengan mudah nebgetahui sikap orang lain (berdasar pengalaman) namun terkadang bagi orang yang sering menggunakan cara ini malah membuat petaka, kenapa? karena ternyata setiap orang meskipun memiliki sifat yang sama namun punya hal khusus yang hanya dimiliki oleh dirinya sehingga membuat kita malah memperkirakan dan bersepekulasi dan menuduh.
Oleh karna itu walaupun seseorang pinya sikap yang mirip, jangan pernah men Judge orang tersebut sama, karena tiap orang punya keunikan masing-masing.
penyakit misterius
Penyakit sapi gila, SARS dan sekarang flu babi: beberapa jenis peyakit menjadi berita utama. Tetapi ribuan orang di seluruh dunia menderita dari kondisi yang jarang ini, kebanyakan dari mereka belum pernah mendengar hal tersebut.
Mulai dari sindrom Alice in wonderland yang mungkin saja terinspirasi dari Lewwis Carrol, hingga penyakit yang membuat raja Inggris naik darah, kita lihat beberapa penyakit kelam ini.
Morgellons
Menurut Morgellons Research Foundation, merangkan, menggigit dan sensasi menyengat, dan adanya warna biru, hitam atau merah di kulit, karakteristik ini ditemui pada 14,000 orang menurut Foundation.
Penyakit ini sering disertai rasa lelah, kehilangan ingatan jangka pendek, sakit persendian dan perubahan pengelihatan. Kondisi ini disebut Morgellons pada tahun 2002 oleh seorang ibu yang yakin bahwa anaknya yang berusia dua tahun menderita penyakit ini. Nama ini berasal dari abad ke 17 dari penyakit kulit yang ditemukan di Perancis, saat anak-anak meninggal setelah mengalami 'dark hair.'Akan tetapi banyak debat mengenai kondisi ini.
Pada Maret tahun 2008, Jurnal Dermatologic Therapy melaporkan bahwa bahwa kebanyakan dokter percaya bahwa ini merupakan bentuk delusi, yang secara salah penderita percaya bahwa mereka terinfeksi oleh parasit. Sebagai konsekuensi, serat di kulit dianggap seperti tekstil, terlihat seperti mengeluarkan panu yang dihasilkan dari kondisi yang biasanya sebagai sejenis penyakit kulit atau kurap.
CDC Amerika Serikat belum lama ini mengumumkan akan menyelidiki penyakit setelah peningkatna jumlah di Masyarakat.
Progeria
Progeria merupakan bawaan sejak lahir, yang berarti cacat atau kerusakan pada fetus. Menderita dari penyakit fatal ini menyerupai bentuk penuaan premature, tetapi meninggal pada usia 13 tahun.
Penundaan perkembangan yang mendalam mulai pada usia 24 bulan, membuat perkembangan wajah yang tidak normal seperti proporsi wajah yang kecil, membusung, mata yang menonjol dan rahang yang tidak berkembang. Pada usia dua tahun, kehilangan akar rambut, alis, dan bulu mata.
National Organization of Rare Disorders (NORD)dari Amerika Serikat menyebutkan bahwa penderita dapat kehilangan lapisan lemak dibalik kulit, pada waktunya, kehilangan elastisitas di dinding arteri, yang menyebabkan kefatalan berupa serangan jantung atau strok pada 90% penderita.
Alergi Air
Diketahui hanya mempengaruhi 30 orang, alergi air atau "aquagenic urticaria" sangatlah jarang, tetapi keberadaannya dikonfirmasikan oleh Medical Review Board. Penderita terlihat alergi terhadap air. Biasanya terjadi pada usia lanjut, dan sering menjadi konsekuensi dari ketidakseimbangan hormone yang dibawa sejak lahir.
Satu kasus yang terjadi di Inggris April tahun ini, tidak dapat minum air atau terkena hujan karena kulitnya menjadi ruam merah. Dia hanya dapat mandi maksimum 10 detik per minggu dan hanya dapat minum diet coke. Ini tidaklah murni alergi akan tetapi, hiper sensitifitas terhadap ion yang ditemukan pada air yang tidak disaring.
Sindrom Aksen Asing
Penderita sindrom ini dapat berbicara dengan menggunakan aksen asing yang tidak dikenali. Hanya 60 kasus yang pernah terekam.
Para dokter mengidentifikasikan ini sebagai gangguan kejiwaan, tetapi pada tahun 2002 para peneliti di Oxford University, Inggris mengobservasi penderita memiliki abnormalitas otak, yang menyebabkan perubahan nada bicara, jarak suara vokal dan ketidaksesuaian lainnya.
Menurut jurnal Neurolinguistics, penderita tidak perlu terekspos pada aksen yang mereka adopsi: suara baru mereka tidak secara langsung berbicara dengan aksen asing, tetapi perubahan pembicaraan sering menarik perhatian kemiripan dengan aksen lain di dunia.
Kasus pertama terjadi pada wanita Norwegia pada tahun 1941, yang dapat menggunakan aksen Jerman dengan jelas dan diasingkan dari komunitasnya.
Mati ketawa
Mati ketawa, biasanya dikenal dengan Kuru, sangat eksklusif untuk suku bangsa Foreorang dari New Guinea. Penyakit, yang karakteristiknya ditandai dengan ledakan ketawa yang berlebihan, menjadi berita utama pada tahun 1950 dan menarik perhatian dokter dari berbagai belahan dunia.
Ahli fisik dari Amerika Serikat dan Australia mengobservasi pria dan wanita dengan menggoyangkan bagian tubuhnya, yang surut dengan beristirahat, akan tetapi sebulan atau tiga bulan kemudian penderita akan mulai bergoyang (sway) dan berbicara tersendat-sendat, kehilangan kemampuan mereka untuk berdiri, menjadi juling dan kehilangan kemampuan berbicara sebelum pada akhirnya meninggal.
The National Institute of Neurological Disorders and Stroke melaporkan pengujian terhadap korban yang meninggal menunjukan bahwa kematian diakibatkan lubang di bagian otak "swiss-cheesing."
Akan tetapi, ahli fisik Amerika Carleton Gajdusek mengusahakan infeksi telah terlampaui dengan menghilangkan kebiasaan memakan anggota keluarga yang telah mneinggal. Saat kanibalisme dihilangkan, epidemik menghilang. Pada tahun 1976 Gajdusek dianugerahi hadiah nobel untuk hasil kerjanya.
Fibrodysplasia ossificans progressiva (FOP)
Pada tahun 1938, saat penduduk Amerika Harry Eastlack berusia lima tahun, dia menderita patah kaki. Patahan tersebut tidka bersifat permanen, pinggulnya dan dengkulnya mengeras dan, secara aneh tulang tumbuh pada otot di bagian pahanya. Pada usia pertengahan 20 tahun, ruas tulang belakangnya mulai melebur bersamaan. Saat dia meninggal pada usia 39 tahun pada tahun 1973, dia hanya mampu menggerakan bibirnya saja.
Dia menderita fibrodysplasia ossificans progressiva (FOP), sebuah penyakit langka yang diderita satu dari dua juta orang, dimana otot tubuh dan ligament mengalami metamorphosis aneh, biasanya berubah menjadi tulang.
Ini merupakan kondisi yang dibawa dari lahir dan dikarakterisasikan dengan bentuk yang berbeda dari jempol kaki yang terlihat saat lahir. Eastlack mendonasikan tulangnya untuk penelitian akan penyakit ini, dan ini dipajang di Mutter Museum, Philadelphia. International FOP Association meneruskan penelitian kondisi yang amat jarang ini.
Alice in Wonderland syndrome
Menurut handbook Oxford Handbook Clinical Medicine, penderita Alice in Wonderland syndrome melihat semua objek lebih kecil dari diri mereka. Kondisi ini, juga dikenal sebagai pandangan micropsia atau Lillliput, dapat juga mempengaruhi indera pendengaran, peraba dan persepsi seseoarang akan body image.
Sindrom ini dihubungkan dengan sakit kepala karena migraine dan diberi nama dengan karya Lewis Carroll yaitu petualangan Alice in Wonderland,dimana Alice mengalamai berbagai pengalaman aneh yang serupa dengan apa yang mungkin saja dialami oleh penderita micropsia.
Fakta bahwa penderita sindrom ini mengalami migraine juga terdokumentasi dengan baik, dan beberapa spekulasi bahwa penderita mengalami berbagai alur dalam proses kerjanya.
Porphyria
Urine dan feces yang berwarna ungu membuat porphyria tidak terlalu dikenal, sebagaimana fakta "gila atau mad" pada abad ke 18 dimana Raja Inggris King George III menderita penyakit ini. Porphyria menyebabkan komplikasi dalam produksi ‘heme’, sebuah protein yang vital untuk sel darah merah, dan mempengaruhi kulit dan system saraf. Serangan ini menyebabkan sakit perut, kram di bagian perut, mual, muntah dan sembelit.
NORD juga memiliki gejala lain termasuk peningkatan sensitifitas terhadap sinar matahari, rasa gatal dan pembengkakan. Peningkatan pertumbuhan rambut dibagian dahi juga mungkin saja terjadi.
Racun merupakan hasil dari kegagalan produksi heme yang dapat mempengaruhi perwarnaan di daerah lain, terutama setelah terkena sinar matahari. Terkadang gigi dan kuku jari dapat menjadi kemerahan. Keracunan ini dapat menyebabkan urin dan feces menjadi gelap.
Mary Queen of Scots, Vincent Van Gogh, dan King Nebuchadnezzar dari Babylon juga menderita penyakit ini.
Pica
Magpie, nama Latin pica, orang akan memakan apa pun dan juga akan menderita sindrom pica. Kebanyakan wnita hamil dan anak-anak, penderita memiliki selera makan untuk substansi non-nutrisi, seperti cat, tanah liat, plaster atau kotoran, atau bentuk lain yang merupakan bentuk makanan mentah seperti beras, tepung atau garam.
Ini dapat dikatakan sebagai pica apabila selera makan tersebut berlangsung selama lebih dari satu bulan dimana objek makanan yang berkembangan tidaklah tepat. Penelitian medis secara tipis dihubungkan dengan kekurangan mineral, tetapi menurut NORD, para ahli belum menemukan penyebab utama atau penyembuhan untuk gangguan ini.
Moebius syndrome
Moebius sangatlah jarang, secara genetic dan karakteristik nya adalah kelumpuhan wajah. Penderita tidak dapat menutup mata mereka, menggerakan wajah, atau membentuk ekpresi wajah. Abnormalitas bagian tubuh seperti berkumpulnya kaki dan kehilangan jari juga sering terjadi.
Menurut Moebius Syndrome Foundation,kebanyakan kasus sangat asing, tanpa catatan sejarah keluarga dan penderita memiliki sejarah hidup panjang dan sehat.
Anggota keluarga sering belajar mengenali bahasa tubuh, postur, dan tekanan suara sebagai alat komunikasi emosi, dan kadang mengklaim mereka lupa bahwa orang tersebut menderita kelumpuhan wajah juga.
Mulai dari sindrom Alice in wonderland yang mungkin saja terinspirasi dari Lewwis Carrol, hingga penyakit yang membuat raja Inggris naik darah, kita lihat beberapa penyakit kelam ini.
Morgellons
Menurut Morgellons Research Foundation, merangkan, menggigit dan sensasi menyengat, dan adanya warna biru, hitam atau merah di kulit, karakteristik ini ditemui pada 14,000 orang menurut Foundation.
Penyakit ini sering disertai rasa lelah, kehilangan ingatan jangka pendek, sakit persendian dan perubahan pengelihatan. Kondisi ini disebut Morgellons pada tahun 2002 oleh seorang ibu yang yakin bahwa anaknya yang berusia dua tahun menderita penyakit ini. Nama ini berasal dari abad ke 17 dari penyakit kulit yang ditemukan di Perancis, saat anak-anak meninggal setelah mengalami 'dark hair.'Akan tetapi banyak debat mengenai kondisi ini.
Pada Maret tahun 2008, Jurnal Dermatologic Therapy melaporkan bahwa bahwa kebanyakan dokter percaya bahwa ini merupakan bentuk delusi, yang secara salah penderita percaya bahwa mereka terinfeksi oleh parasit. Sebagai konsekuensi, serat di kulit dianggap seperti tekstil, terlihat seperti mengeluarkan panu yang dihasilkan dari kondisi yang biasanya sebagai sejenis penyakit kulit atau kurap.
CDC Amerika Serikat belum lama ini mengumumkan akan menyelidiki penyakit setelah peningkatna jumlah di Masyarakat.
Progeria
Progeria merupakan bawaan sejak lahir, yang berarti cacat atau kerusakan pada fetus. Menderita dari penyakit fatal ini menyerupai bentuk penuaan premature, tetapi meninggal pada usia 13 tahun.
Penundaan perkembangan yang mendalam mulai pada usia 24 bulan, membuat perkembangan wajah yang tidak normal seperti proporsi wajah yang kecil, membusung, mata yang menonjol dan rahang yang tidak berkembang. Pada usia dua tahun, kehilangan akar rambut, alis, dan bulu mata.
National Organization of Rare Disorders (NORD)dari Amerika Serikat menyebutkan bahwa penderita dapat kehilangan lapisan lemak dibalik kulit, pada waktunya, kehilangan elastisitas di dinding arteri, yang menyebabkan kefatalan berupa serangan jantung atau strok pada 90% penderita.
Alergi Air
Diketahui hanya mempengaruhi 30 orang, alergi air atau "aquagenic urticaria" sangatlah jarang, tetapi keberadaannya dikonfirmasikan oleh Medical Review Board. Penderita terlihat alergi terhadap air. Biasanya terjadi pada usia lanjut, dan sering menjadi konsekuensi dari ketidakseimbangan hormone yang dibawa sejak lahir.
Satu kasus yang terjadi di Inggris April tahun ini, tidak dapat minum air atau terkena hujan karena kulitnya menjadi ruam merah. Dia hanya dapat mandi maksimum 10 detik per minggu dan hanya dapat minum diet coke. Ini tidaklah murni alergi akan tetapi, hiper sensitifitas terhadap ion yang ditemukan pada air yang tidak disaring.
Sindrom Aksen Asing
Penderita sindrom ini dapat berbicara dengan menggunakan aksen asing yang tidak dikenali. Hanya 60 kasus yang pernah terekam.
Para dokter mengidentifikasikan ini sebagai gangguan kejiwaan, tetapi pada tahun 2002 para peneliti di Oxford University, Inggris mengobservasi penderita memiliki abnormalitas otak, yang menyebabkan perubahan nada bicara, jarak suara vokal dan ketidaksesuaian lainnya.
Menurut jurnal Neurolinguistics, penderita tidak perlu terekspos pada aksen yang mereka adopsi: suara baru mereka tidak secara langsung berbicara dengan aksen asing, tetapi perubahan pembicaraan sering menarik perhatian kemiripan dengan aksen lain di dunia.
Kasus pertama terjadi pada wanita Norwegia pada tahun 1941, yang dapat menggunakan aksen Jerman dengan jelas dan diasingkan dari komunitasnya.
Mati ketawa
Mati ketawa, biasanya dikenal dengan Kuru, sangat eksklusif untuk suku bangsa Foreorang dari New Guinea. Penyakit, yang karakteristiknya ditandai dengan ledakan ketawa yang berlebihan, menjadi berita utama pada tahun 1950 dan menarik perhatian dokter dari berbagai belahan dunia.
Ahli fisik dari Amerika Serikat dan Australia mengobservasi pria dan wanita dengan menggoyangkan bagian tubuhnya, yang surut dengan beristirahat, akan tetapi sebulan atau tiga bulan kemudian penderita akan mulai bergoyang (sway) dan berbicara tersendat-sendat, kehilangan kemampuan mereka untuk berdiri, menjadi juling dan kehilangan kemampuan berbicara sebelum pada akhirnya meninggal.
The National Institute of Neurological Disorders and Stroke melaporkan pengujian terhadap korban yang meninggal menunjukan bahwa kematian diakibatkan lubang di bagian otak "swiss-cheesing."
Akan tetapi, ahli fisik Amerika Carleton Gajdusek mengusahakan infeksi telah terlampaui dengan menghilangkan kebiasaan memakan anggota keluarga yang telah mneinggal. Saat kanibalisme dihilangkan, epidemik menghilang. Pada tahun 1976 Gajdusek dianugerahi hadiah nobel untuk hasil kerjanya.
Fibrodysplasia ossificans progressiva (FOP)
Pada tahun 1938, saat penduduk Amerika Harry Eastlack berusia lima tahun, dia menderita patah kaki. Patahan tersebut tidka bersifat permanen, pinggulnya dan dengkulnya mengeras dan, secara aneh tulang tumbuh pada otot di bagian pahanya. Pada usia pertengahan 20 tahun, ruas tulang belakangnya mulai melebur bersamaan. Saat dia meninggal pada usia 39 tahun pada tahun 1973, dia hanya mampu menggerakan bibirnya saja.
Dia menderita fibrodysplasia ossificans progressiva (FOP), sebuah penyakit langka yang diderita satu dari dua juta orang, dimana otot tubuh dan ligament mengalami metamorphosis aneh, biasanya berubah menjadi tulang.
Ini merupakan kondisi yang dibawa dari lahir dan dikarakterisasikan dengan bentuk yang berbeda dari jempol kaki yang terlihat saat lahir. Eastlack mendonasikan tulangnya untuk penelitian akan penyakit ini, dan ini dipajang di Mutter Museum, Philadelphia. International FOP Association meneruskan penelitian kondisi yang amat jarang ini.
Alice in Wonderland syndrome
Menurut handbook Oxford Handbook Clinical Medicine, penderita Alice in Wonderland syndrome melihat semua objek lebih kecil dari diri mereka. Kondisi ini, juga dikenal sebagai pandangan micropsia atau Lillliput, dapat juga mempengaruhi indera pendengaran, peraba dan persepsi seseoarang akan body image.
Sindrom ini dihubungkan dengan sakit kepala karena migraine dan diberi nama dengan karya Lewis Carroll yaitu petualangan Alice in Wonderland,dimana Alice mengalamai berbagai pengalaman aneh yang serupa dengan apa yang mungkin saja dialami oleh penderita micropsia.
Fakta bahwa penderita sindrom ini mengalami migraine juga terdokumentasi dengan baik, dan beberapa spekulasi bahwa penderita mengalami berbagai alur dalam proses kerjanya.
Porphyria
Urine dan feces yang berwarna ungu membuat porphyria tidak terlalu dikenal, sebagaimana fakta "gila atau mad" pada abad ke 18 dimana Raja Inggris King George III menderita penyakit ini. Porphyria menyebabkan komplikasi dalam produksi ‘heme’, sebuah protein yang vital untuk sel darah merah, dan mempengaruhi kulit dan system saraf. Serangan ini menyebabkan sakit perut, kram di bagian perut, mual, muntah dan sembelit.
NORD juga memiliki gejala lain termasuk peningkatan sensitifitas terhadap sinar matahari, rasa gatal dan pembengkakan. Peningkatan pertumbuhan rambut dibagian dahi juga mungkin saja terjadi.
Racun merupakan hasil dari kegagalan produksi heme yang dapat mempengaruhi perwarnaan di daerah lain, terutama setelah terkena sinar matahari. Terkadang gigi dan kuku jari dapat menjadi kemerahan. Keracunan ini dapat menyebabkan urin dan feces menjadi gelap.
Mary Queen of Scots, Vincent Van Gogh, dan King Nebuchadnezzar dari Babylon juga menderita penyakit ini.
Pica
Magpie, nama Latin pica, orang akan memakan apa pun dan juga akan menderita sindrom pica. Kebanyakan wnita hamil dan anak-anak, penderita memiliki selera makan untuk substansi non-nutrisi, seperti cat, tanah liat, plaster atau kotoran, atau bentuk lain yang merupakan bentuk makanan mentah seperti beras, tepung atau garam.
Ini dapat dikatakan sebagai pica apabila selera makan tersebut berlangsung selama lebih dari satu bulan dimana objek makanan yang berkembangan tidaklah tepat. Penelitian medis secara tipis dihubungkan dengan kekurangan mineral, tetapi menurut NORD, para ahli belum menemukan penyebab utama atau penyembuhan untuk gangguan ini.
Moebius syndrome
Moebius sangatlah jarang, secara genetic dan karakteristik nya adalah kelumpuhan wajah. Penderita tidak dapat menutup mata mereka, menggerakan wajah, atau membentuk ekpresi wajah. Abnormalitas bagian tubuh seperti berkumpulnya kaki dan kehilangan jari juga sering terjadi.
Menurut Moebius Syndrome Foundation,kebanyakan kasus sangat asing, tanpa catatan sejarah keluarga dan penderita memiliki sejarah hidup panjang dan sehat.
Anggota keluarga sering belajar mengenali bahasa tubuh, postur, dan tekanan suara sebagai alat komunikasi emosi, dan kadang mengklaim mereka lupa bahwa orang tersebut menderita kelumpuhan wajah juga.
Kamis, 29 September 2011
nilai jeblok...
aduh, ntah karna apa , tapi nilai ku jeblok untuk beberapa materi yang sebenarnya sangat mudah,
mungkin ada beberapa faktor,
1. masih awal2,
memang kalau masih awal seharusnya semangat, tapi bagi saya, awal itu waktunya nyantai dulu, mungkin itu alasan aja, tp beneran, bagi saya awal itu waktunya memulai,sehingga semakin kesana semakin baik,
2.guru2 baru
untuk beberapa mata pelajaran, saya mendapat guru baru, sehingga masih sulit buat beradaptasi,,,
3. Banyak guru2 dari PPL
namanya juga PPl, masih belajar, jadi menurut saya ga nyaman banget kalao harus belajar bersama "mereka" tapi mereka memeng harus di beri pemahaman lebih
4. Other Problem
selain dari belajar juga mungkin yang mempengaruhi saya sekarang adalah beberapa masalah, anataranya, organisasi, keuangan, keluarga, pacar, aarrrghhh, malah bikin pusing aja nginget2nya,...
.
huft, mungkin itu dah beberapa ALASAN saya, tapi pada dasarnya tetap kesalahan saya, yang pasti lagi saya akan tetap semangat :)
mungkin ada beberapa faktor,
1. masih awal2,
memang kalau masih awal seharusnya semangat, tapi bagi saya, awal itu waktunya nyantai dulu, mungkin itu alasan aja, tp beneran, bagi saya awal itu waktunya memulai,sehingga semakin kesana semakin baik,
2.guru2 baru
untuk beberapa mata pelajaran, saya mendapat guru baru, sehingga masih sulit buat beradaptasi,,,
3. Banyak guru2 dari PPL
namanya juga PPl, masih belajar, jadi menurut saya ga nyaman banget kalao harus belajar bersama "mereka" tapi mereka memeng harus di beri pemahaman lebih
4. Other Problem
selain dari belajar juga mungkin yang mempengaruhi saya sekarang adalah beberapa masalah, anataranya, organisasi, keuangan, keluarga, pacar, aarrrghhh, malah bikin pusing aja nginget2nya,...
.
huft, mungkin itu dah beberapa ALASAN saya, tapi pada dasarnya tetap kesalahan saya, yang pasti lagi saya akan tetap semangat :)
Rabu, 28 September 2011
Penyakit Musiman di SMA
aneh- aneh saja kebiasaan baru di SMA saya,,
mulai dari penyakit musiman yang ngetrend (biasanya dari artis), ampe gaya berbusana,,,
Tapi yang sekarang lagi bener-bener ngetren adalah musim sibuk belajar, memang wajar sih belajar dengan serius, tapi kalau berlebihan kesannya jadi kayak yang di buat2 gituh,
sekarang ajah di sekul saya kayak gitu, yang bikin saya kurang suka sih yaitu kalau sebenarnya ga ada pr (pekerjaan rumah) tapi di ada2,
kenapa saya ga suka? karena ya saya ga ngerjain (orang di suruh juga kagak)
terus yang bikin saya ga seneng juga kalo udah ada yang nge update status tentang tugas,,, (bukannya belajar malah OL)
,
hmmm, ini sangat menarik,
tapi itulah adanya, semoga dengan adanya penyakit musiman ini anak2 jadi serius belajar, bukan cuma omdo,,, :)
mulai dari penyakit musiman yang ngetrend (biasanya dari artis), ampe gaya berbusana,,,
Tapi yang sekarang lagi bener-bener ngetren adalah musim sibuk belajar, memang wajar sih belajar dengan serius, tapi kalau berlebihan kesannya jadi kayak yang di buat2 gituh,
sekarang ajah di sekul saya kayak gitu, yang bikin saya kurang suka sih yaitu kalau sebenarnya ga ada pr (pekerjaan rumah) tapi di ada2,
kenapa saya ga suka? karena ya saya ga ngerjain (orang di suruh juga kagak)
terus yang bikin saya ga seneng juga kalo udah ada yang nge update status tentang tugas,,, (bukannya belajar malah OL)
,
hmmm, ini sangat menarik,
tapi itulah adanya, semoga dengan adanya penyakit musiman ini anak2 jadi serius belajar, bukan cuma omdo,,, :)
Kode DNA Gajah Purba Berhasil Diurai
Pemecahan dan penguraian kode DNA akan membuat kita secara lebih
mendalam
memahami mamut atau gajah purbakala (AFP/NCBI)
(erebaru.or.id) Kalau kita pernah nonton film animasi zaman es, pasti
sangat terkesan dengan penampilan gajah purba dalam film tersebut.
Namun, bagaimanakah kehidupan gajah purbakala yang sesungguhnya pada
zaman itu? Baru-baru ini, ilmuwan berhasil memecahkan sebagian kode
genetik gajah purba dengan suatu teknologi baru, dan diprediksi lebih
banyak misteri gajah purba yang akan segera terungkap.
Menurut laporan majalah Scientist, bahwa dalam terobosan riset ini,
sebuah tim ilmuwan internasional berhasil mengambil sejumlah besar
sample DNA dari kerangka tulang gajah purba dan dianalisa. Kerangka
tulang ini sudah lama tergali dari kawasan tanah beku abadi di
Siberia, namun, tetap terawat dengan baik.
Stephan Schuster dari Universitas Pennsylvania AS adalah ilmuwan yang
khusus menangani pemecahan DNA ini. Dengan menggunakan metode tes DNA
terbaru ia menganalisa DNA-DNA prasejarah ini, dan hasil analisa yang
sangat bagus itu membuat mereka sulit percaya. Dalam waktu relatif
singkat mereka berhasil memecahkan 13 juta "huruf" kode genetika dalam
DNA gajah purba tersebut.
Hasil riset awal para ilmuwan menunjukkan gajah purba ini adalah
betina, 98,55 persen DNA-nya sangat mirip dengan DNA gajah Afrika.
Mereka menyatakan, tidak lama lagi pemecahan semua kode gen gajah
purba akan segera selesai. Dengan demikian, analisa gen yang cermat
ini akan dapat memberikan lebih banyak data fisiologis gajah purba.
Selain itu, menurut pakar gen bahwa perbandingan gambar ilustrasi gen
gajah purba juga akan memperlihatkan adaptasi dan perubahan mereka di
zaman es, dan sekaligus dapat diketahui sebab-sebab kepunahan mereka
pada 10.000 tahun silam.
Bahkan diantara sample-sample ini para ilmuwan berhasil mendeteksi
berbagai macam DNA prasejarah, DNA-DNA ini berasal dari jenis rumput,
jamur, virus, bakteri dan berbagai macam organisme tanah. Data-data
ini juga dapat membantu kita secara lebih mendalam memahami ekologi
dan kebiasaan gajah purba ini.
(Sumber Dajiyuan-Website)
mendalam
memahami mamut atau gajah purbakala (AFP/NCBI)
(erebaru.or.id) Kalau kita pernah nonton film animasi zaman es, pasti
sangat terkesan dengan penampilan gajah purba dalam film tersebut.
Namun, bagaimanakah kehidupan gajah purbakala yang sesungguhnya pada
zaman itu? Baru-baru ini, ilmuwan berhasil memecahkan sebagian kode
genetik gajah purba dengan suatu teknologi baru, dan diprediksi lebih
banyak misteri gajah purba yang akan segera terungkap.
Menurut laporan majalah Scientist, bahwa dalam terobosan riset ini,
sebuah tim ilmuwan internasional berhasil mengambil sejumlah besar
sample DNA dari kerangka tulang gajah purba dan dianalisa. Kerangka
tulang ini sudah lama tergali dari kawasan tanah beku abadi di
Siberia, namun, tetap terawat dengan baik.
Stephan Schuster dari Universitas Pennsylvania AS adalah ilmuwan yang
khusus menangani pemecahan DNA ini. Dengan menggunakan metode tes DNA
terbaru ia menganalisa DNA-DNA prasejarah ini, dan hasil analisa yang
sangat bagus itu membuat mereka sulit percaya. Dalam waktu relatif
singkat mereka berhasil memecahkan 13 juta "huruf" kode genetika dalam
DNA gajah purba tersebut.
Hasil riset awal para ilmuwan menunjukkan gajah purba ini adalah
betina, 98,55 persen DNA-nya sangat mirip dengan DNA gajah Afrika.
Mereka menyatakan, tidak lama lagi pemecahan semua kode gen gajah
purba akan segera selesai. Dengan demikian, analisa gen yang cermat
ini akan dapat memberikan lebih banyak data fisiologis gajah purba.
Selain itu, menurut pakar gen bahwa perbandingan gambar ilustrasi gen
gajah purba juga akan memperlihatkan adaptasi dan perubahan mereka di
zaman es, dan sekaligus dapat diketahui sebab-sebab kepunahan mereka
pada 10.000 tahun silam.
Bahkan diantara sample-sample ini para ilmuwan berhasil mendeteksi
berbagai macam DNA prasejarah, DNA-DNA ini berasal dari jenis rumput,
jamur, virus, bakteri dan berbagai macam organisme tanah. Data-data
ini juga dapat membantu kita secara lebih mendalam memahami ekologi
dan kebiasaan gajah purba ini.
(Sumber Dajiyuan-Website)
Langganan:
Postingan (Atom)



