Pemecahan dan penguraian kode DNA akan membuat kita secara lebih
mendalam
memahami mamut atau gajah purbakala (AFP/NCBI)
(erebaru.or.id) Kalau kita pernah nonton film animasi zaman es, pasti
sangat terkesan dengan penampilan gajah purba dalam film tersebut.
Namun, bagaimanakah kehidupan gajah purbakala yang sesungguhnya pada
zaman itu? Baru-baru ini, ilmuwan berhasil memecahkan sebagian kode
genetik gajah purba dengan suatu teknologi baru, dan diprediksi lebih
banyak misteri gajah purba yang akan segera terungkap.
Menurut laporan majalah Scientist, bahwa dalam terobosan riset ini,
sebuah tim ilmuwan internasional berhasil mengambil sejumlah besar
sample DNA dari kerangka tulang gajah purba dan dianalisa. Kerangka
tulang ini sudah lama tergali dari kawasan tanah beku abadi di
Siberia, namun, tetap terawat dengan baik.
Stephan Schuster dari Universitas Pennsylvania AS adalah ilmuwan yang
khusus menangani pemecahan DNA ini. Dengan menggunakan metode tes DNA
terbaru ia menganalisa DNA-DNA prasejarah ini, dan hasil analisa yang
sangat bagus itu membuat mereka sulit percaya. Dalam waktu relatif
singkat mereka berhasil memecahkan 13 juta "huruf" kode genetika dalam
DNA gajah purba tersebut.
Hasil riset awal para ilmuwan menunjukkan gajah purba ini adalah
betina, 98,55 persen DNA-nya sangat mirip dengan DNA gajah Afrika.
Mereka menyatakan, tidak lama lagi pemecahan semua kode gen gajah
purba akan segera selesai. Dengan demikian, analisa gen yang cermat
ini akan dapat memberikan lebih banyak data fisiologis gajah purba.
Selain itu, menurut pakar gen bahwa perbandingan gambar ilustrasi gen
gajah purba juga akan memperlihatkan adaptasi dan perubahan mereka di
zaman es, dan sekaligus dapat diketahui sebab-sebab kepunahan mereka
pada 10.000 tahun silam.
Bahkan diantara sample-sample ini para ilmuwan berhasil mendeteksi
berbagai macam DNA prasejarah, DNA-DNA ini berasal dari jenis rumput,
jamur, virus, bakteri dan berbagai macam organisme tanah. Data-data
ini juga dapat membantu kita secara lebih mendalam memahami ekologi
dan kebiasaan gajah purba ini.
(Sumber Dajiyuan-Website)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar